Memahami Jenis Pengobatan untuk Turunkan Kolesterol? Mengapa Tidak!

Topik kita kali ini adalah Memahami Jenis Pengobatan untuk Turunkan Kolesterol? Mengapa Tidak!. Kelebihan kolesterol bakal bereaksi dengan zat-zat lain dan menumpuk dalam pembuluh darah arteri. Pengendapan yang terus menerus akan memicu tersumbatnya pembuluh darah. Kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya serangan jantung.

Memahami Jenis Pengobatan untuk Turunkan Kolesterol? Mengapa Tidak!

Memahami Jenis Pengobatan untuk Turunkan Kolesterol? Mengapa Tidak!

Untuk Anda yang udah positif terkena hiperkolesterol, jangan cepat berkecil hati. Terdapat bermacam cara pengobatan yang dapat Anda kerjakan buat menurunkan kadar kolesterol. Mulai dari pengobatan medis hingga non-medis. Semuanya dapat disesuaikan dengan keadaan kesehatan dan kemauan Anda. Akan tetapi keberhasilannya tentu aja bergantung pada diri Anda sendiri.

Berikut beberapa pengobatan yang bisa dilaksanakan untuk turunkan kolesterol.

A. Pengobatan Medis

Ada beberapa usaha untuk menurunkan risiko tertimpa penyakit jantung dan arterosklerosis. Salah satunya dengan mencegah terjadinya pertambahan kolesterol dan lemak dalam darah. Pengobatan melalui medis buat turunkan hiperkolesterol antara lain :

Memahami Jenis Pengobatan untuk Turunkan Kolesterol? Mengapa Tidak!

1. Perawatan dengan obat

Cara ini dilakukan apabila ikhtiar menurunkan kadar kolesterol secara alami belum sukses. Tapi sebelum menetapkan mengonsumsi obat-obatan buat kolesterol, selayaknya ketahui lebih dahulu kadar kolesterol tubuh. Hal ini dilakukan biar obat bisa bekerja dengan efektif. Berikut tabel evaluasi kadar kolesterol :

Normal Sedikit Abnormal
Kolesterol total < 3,2 6 – 7 > 7
Kolestrol LDL < 3,2 3,2 – 3,7 > 3,7
Kolesterol HDL > 1,1 1,1 – 0,9 < 0,9
Trigliserida < 1,5 1,5 – 2,3 < 2,3

Tingkat kolesterol total, kolesterol LDL dan trigliserida harus serendah mungkin. Sementara kadar kolesterol HDL harus setinggi mungkin.

Memahami Jenis Pengobatan untuk Turunkan Kolesterol? Mengapa Tidak!

Obat-obat penurun kadar kolesterol dalam darah, di antaranya sebagai berikut :

  • Obat yang mengikat asam empedu dalam usus.
  • Obat yang menekan produksi kolesterol dalam hati.
  • Obat yang merangsang konversi kolesterol dan lemak di dalam hati maupun jaringan lemak.

Hindarilah obat yang dapat menaikkan kadar kolesterol dalam darah, contohnya diuretik.

2. Pemeriksaan terhadap kadar kolesterol

Tujuan pengukuran kolesterol darah sedini mungkin merupakan untuk mengetahui apakah seseorang menghadapi resiko tertimpa arterosklerosis atau ga.

Memahami Jenis Pengobatan untuk Turunkan Kolesterol? Mengapa Tidak!

3. Jenis-jenis obat dan suplemen untuk pengidap kolesterol tinggi

Beberapa jenis obat yang digunakan buat membenahi masalah kolesterol di antaranya :

  • Niasin (vitamin 83)
  • Statin
  • Resins
  • Nocotinic acids
  • Gemfribozil
  • Clofibrate
  • Probucol
  • Arginin
  • Coenzyme Q10

Hal-hal yang kudu diperhatikan dalam konsumsi obat kolesterol yaitu di antaranya :

  • Penggunaan obat kudu dilaksanakan secara cermat
  • Sesuai dosis dan penempatan
  • Perhatikan nama obat yang diberikan, sesuai atau tidak.
  • Perhatikan aturan minum obat atau jadwal waktu penggunaan obat
  • Perhatikan efek samping yang mungkin terjadi
  • Perhatikan obat yang sedang dikonsumsi sekarang
  • dll

Sedangkan suplemen yang dipakai buat memperbaiki kadar kolesterol antara lain :

  • Antioksidan, vitamin C, dan E
  • Minyak ikan dan omega-3
  • dll

Memahami Jenis Pengobatan untuk Turunkan Kolesterol? Mengapa Tidak!

B. Pengobatan Non-Medis

Cara buat mengetahui kadar kolesterol yaitu dengan lewat uji darah. Anda dapat melaksanakan sendiri di rumah tanpa harus ke rumah sakit. Namun pengujian darah ini wajib didampingi dengan orang yang paham, contohnya ahli farmasi dls. Setelah pengujian darah akan diketahui apakah kadar kolesterol Anda normal atau ga.

  • Kadar kolesterol darah normal = 200 mg/dl atau kurang
  • Kadar kolesterol darah sedang atau ambang batas tinggi = 200 – 239 ml/dl
  • Kadar hiperkolesterol = lebih dari 240 mg/dl

Berikut beraneka ragam terapi alternatif penyembuhan non-medis yang bisa dikerjakan.

1. Terapi kop atau bekam

Terapi bekam merupakan salah satu terapi untuk mengurangi kolesterol yang cukup efektif.

Memahami Jenis Pengobatan untuk Turunkan Kolesterol? Mengapa Tidak!

2. Terapi air

Mengonsumsi air secara luar biasa adalah salah satu cara untuk membersihkan toksin tubuh. Ganti minuman bersoda dengan air putih yang terbukti amat bagus buat memperlancar pembuangan toksid tubuh.

3. Terapi warna

Jika kombinasi warna tertentu dapat memicu pikiran menjadi stress dan depresi. Pasti ada kombinasi warna lain yang bisa menenangkan pikiran.

4. Apiterapi (terapi sengatan lebah)

Sengat lebah (apiterapi) bisa melancarkan sumbatan karena kolesterol tinggi.

Memahami Jenis Pengobatan untuk Turunkan Kolesterol? Mengapa Tidak!

5. Terapi diet

Salah satu kunci keberhasilan dalam turunkan kolesterol yaitu dengan planning dan melakukan program diet yang benar. Hal ini dimaksudkan supaya tujuan diet Anda tidak meleset dari tujuan awal. Serta bebas dari efek samping negatif.

6. Terapi herbal

Terapi herbal mulai banyak dikembangkan untuk pengobatan bermacam ragam penyakit. Di samping bahan-bahannya gampang ditemui, fungsinya juga ga kalah dari obat kimia. Berikut beberapa tanaman herbal untuk turunkan hiperkolesterol :

  • Jati Belanda
  • Temulawak
  • Jintan Hitam atau Habbatussauda
  • Bawang Putih
  • Sambung Nyawa
  • Tapak Liman
  • Daun Bawang
  • Bayam Duri
  • Belimbing Wuluh

Selain bahan-bahan di atas, ada buah-buahan dan sayuran yang bisa buat turunkan kolesterol. Antara lain yaitu :

  • Apel
  • Wortel
  • Belimbing
  • Jeruk Sitrus atau Lemon
  • Kubis
  • Pisang
  • Jambu Biji
  • Bayam
  • Pir

Memahami Jenis Pengobatan untuk Turunkan Kolesterol? Mengapa Tidak!

7. Terapi olahraga

Jalan Anda turunkan kadar kolesterol gak akan sempurna tanpa olahraga. Selain berfungsi untuk mengurangi proporsi lemak, olahraga juga bisa menaikkan kebugaran tubuh. Pilihan jenis olahraganya di antaranya jalan kaki, jogging, bersepeda, berenang berbagai ragam.

8. Terapi pijat

Pijat tidak cuma berfungsi untuk menghilangkan lelah atau menyegarkan tubuh. Pijat berdasarkan titik akupuntur, biasa disebut akupresur, pun bisa menurunkan kadar kolesterol tubuh. Keistimewaan lainnya yaitu terapi ini relatif bebas efek samping, praktis dan bisa Anda kerjakan sendiri.

9. Terapi yoga

Selain dapat menenangkan fikiran, ternyata yoga pun berfungsi untuk meremajakan organ tubuh. Khasiat gerakan yoga salah satunya yaitu untuk melancarkan peredaran darah yang sangat direkomendasikan bagi penderita hiperkolesterol.

Demikian informasi terkait dengan Memahami Jenis Pengobatan untuk Turunkan Kolesterol? Mengapa Tidak!, semoga postingan ini berguna untuk kalian. Mohon postingan ini dibagikan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *